Cinta Dengan Hati dan Akal Sehat

Sometime, you feel that you are nothing ? Ya, terkadang ini dapat terjadi dan kita rasakan. Kita merasa terpuruk dan tidak nyaman adalah suatu bentuk emosi yang sebenarnya diakibatkan paling besar karena kita tidak dapat menikmati kebutuhan akan cinta. Karena ini adalah kebutuhan emosional manusia yang sangat mendasar. Hati ini tidak tersentuh oleh hal itu. Our hearts were empty of love. Basicly, cinta berpijak pada hati sekaligus akal sehat. Mengapa? Kita jatuh cinta dan merasakannnya dengan hati bukan sekedar dengan mata, telinga, dan mulut.

Di sisi lain, cinta adalah suatu keanehan. It’s a craziest thing. Bisa saja seseorang dapat berbuat apa saja untuk bisa jatuh cinta atau mengelak dari jatuh cinta. Jadi, akal sehat juga harus hadir dalam dunia percintaan. Ada pertimbangan manusiawi yang harus diterima dengan akal sehat dan benar-benar realistis. Ehmmm, agar tidak menimbulkan kekacauan di kemudian hari. Do you agree with me? Hati ini bisa saja lemah dan tak berdaya akibat dari perbuatan-perbuatan impulsif dalam percintaan. Suatu saat kita bisa kecewa bila ada kejadian buruk atau yang tidak kita inginkan. Who knows ? Misalnya, jika kita merasa dihianati oleh pasangan kita, atau mungkin putus. Maka siapa yang bertanggung jawab ? Akal sehatlah yang juga dapat membantu kita senantiasa optimis atau tidak berlarut-larut dalam pesimisme. Sebab sebaliknya justru cinta itu harus membangun. It’s not destructive.

Lalu, apa makna konstruktif dalam cinta ? Cinta itu selalu ada dan tidak akan pernah lenyap. Semua orang boleh punya perspektif yang berbeda-beda akan hal ini. Nevermind. Cinta hadir karena kita merasa bahwa betapa pentingnya seseorang itu telah menyentuh kehidupan kita. Ini adalah anugerah yang ajaib tentunya datang dengan cara yang ajaib pula. Sadar atau tidak sadar bisa saja seseorang yang paling kita hargai atau juga seseorang yang paling kita benci dapat menjadi belahan hati kita. Ada proses yang menuju ke situ yang tidak sepenuhnya oleh kendali kita. It’s a miracle from God that we can imagine. Namun tentunya juga harus ada usaha yang positif dalam proses itu. Bagaimana membuat seseorang itu merasa tertarik, terpikat, menambat hatinya, hingga selalu membuatnya merasa bahagia. Cepat atau lambat itu hanyalah persoalan waktu, jangan pernah menyerah karena ini adalah salah satu usaha pembuktian. Still so long time ? Yakinlah seseorang akan menjadi semakin bernilai dengan usahanya. Bukan sekedar atas apa yang dia lihat, tetapi yang utama atas apa yang dia rasakan. Memastikan dia bahwa cinta yang kita berikan dia rasakan sejati, tulus, dan tidak memaksa. You’re one in a million. Hidup ini sangat singkat dan tidak ingin disia-siakan, harus berarti baginya dengan cinta yang kita beri.

Mencintai dirinya sepenuh hati, sungguh-sungguh, dan ada surprise adalah bagian pekerjaan yang sederhana, tidak perlu sulit-sulit memikirkannya. Rileks dan biarkan ini berjalan dengan konsisten. When you’re lying on your bed, hear the clock ticking, so you think of her, and every morning when you open your eyes, suddenly so you tell yourself that it is special. Ya memang ini adalah gejala yang wajar terjadi. At least hati dan pikiran kita sudah benar-benar terarah pada seseorang yang kita cintai. Time after time, bagaimana membuat dia mengerti dan dapat merasakan cinta kita melalui usaha atau tindakan positif kita. Lakukan sampai menyentuh hatinya. Jangan lupa juga berdoa dan selalu berpengharapan. All you can do is hope that one day, if that someone really was the one who you love.

Memang dan pasti ada tantangan. Ada hikmah dan kebahagiaan dibalik semua itu. Kebahagiaan akan semakin terasa bermakna jika dilalui dengan rintangan-rintangan. Bukan proses kalah atau menang untuk mendapatkan atau tetap dapat bertahan dengannya. Orang terkuat bukanlah orang yang selalu menang, melainkan orang yang tetap tegar ketika mereka jatuh, merasa gagal, atau kehilangan seseorang. Jika kita ingin memberi dan menerima cinta jadi lakukanlah oleh hati yang tulus dan oleh akal yang sehat. So what would you do ?

Inspired by : Henry Nainggolan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s